Sabtu, 12 Desember 2015

Adab & Niat Menghadiri Maulid

Tidak ada komentar:



☝🏻Adab - Adab menghadiri maulid :
• Datangnya tepat waktu
• Duduknya jangan bersandar, kecuali org tua
• Membawa buku + Menyimak
• Khusuk & tidak berbicara


💖Niat - niat hadir Maulid:
• Niat menambah cinta kpd ALLAH& RosuluLLAH
• Niat membahagiakan hati RosuluLLAH
• Niat ittiba' (mengikuti) RosuluLLAH SAW
• Niat menambah Taqwa kpd ALLAH
• Niat memperbaiki akhlak
• Niat menambah Hidayah & Taufik
• Niat menambah cahaya keimanan
• Niat menghapus dosa
• Niat menghilangkan penyakit
• Niat membersihkan Hati kita
• Niat melapangkan Hati yg gersang

Yg terakhir ,,
Nawaitu kamanawa asslafunasholihin,, nawaitu kamanawa habib Ali alHabsyi shohibul Maulid.

(dr majlis ta'lim usth. khadijah- assegaf).

Menyambut Maulid

Tidak ada komentar:



🍃Menyambut Maulid🍃
مَوائدِ الخَر مَبْسوطة لِمَن با  يَرِد  في شَهرِ فيه النَّبي المُختار طه وُلِد 💐
Hidangan kebaikan dihamparkan(disuguhkan) bagi yg mendatanginya
Di bulan  Annaby Almukhtar Toha saw dilahirkan 🌺
ذا مَورِدِ السِّر يا بَخْت الذي با يَرِد
ذا جَمعْ ما فيه يَخْضُر غَيْر مَن قَد سَعِد 🌷
Ini adalah tempat sirr (rahasia pemberian Allah) sungguh beruntung yg mendatanginya
Ini adalah suatu perkumpulan, tidaklah hadir didalamnya kecuali orang2 yg beruntung 🌿
مَجْمَع يَقَع في الطَّويلَة بِه مُحمّد يُمِد
يَبْسُط مَوائِدُه في الزُوّارْ لي تُفِد🌹
Perkumpulan yg disitu (Sayyidina) Muhammad memberikan di atas meja
Hidangan2 (kebaikan), menyuguhkannya untuk para pengunjung (yg hadir) mau mengambilnya 🌴

🌿Menyambut maulid🍃
قال الله تعالى : قُل بِفَضْلِ اللّهِ و بِرَحْمَتِهِ فَبِذٰلِكَ فَلْيَفْرَحُوا  هُوَ خَيْرٌ مِمَّا يَجْمَعُون
Artinya: katakan (wahai Muhammad), dengan karunia dan rahmat Allah, dgn itu hendaknya mereka berbahagia, karena itu lebih baik dari apa yg mereka kumpulkan.
🍀 Rasulullah adalah rahmat bagi kita semua 🌺
صلى الله عليه و آله وصحبه و سلّم 🌴
 🌱 Hb.Ali habsyi berkata: Demi Allah, andaikan kita menghabiskan waktu dlm bulan rabi'awwal untuk khidmah kpd AlhabibilA'dzom, belum mencapai sepersepuluh hak Beliau yg wajib kita tunaikan.
🌸semoga Allah mendekatkan kita kpd beliau, memasukkan kita pd kelompok beliau dan memuliakan kita utk mendapat syafa'at beliau SAW.. Aamiiin 🌼

Sumber : Nusantara Cinta Rosul Community

Minggu, 06 Desember 2015

HINDARI PERDEBATAN MENGENAI MAULID NABI

Tidak ada komentar:

Melakukan segala perbuatan diharuskan mengetahui dua syarat besar:
1. Mengetahui hukumnya
2. Mengetahui caranya
Contohnya dalam maulid Nabi Saw. Hukum maulid adalah perkara yang mubah namun banyak mengandung didalamnya pahala dan manfaat. Cara maulid adalah tidak ada campur laki-laki dan perempuan, tidak membicarakan aib orang lain dalam ceramah, memiliki maksud yang tinggi untuk lebih mengenal sosok yang mulia Baginda besar Nabi Muhammad Saw, dll.

Dalil Maulid

Ada yang tidak mau hadir maulid dan ada juga yang mau, maka jangan saling menyalahkan karena hukumnya mubah. Saat ini yang menjadi polemik adalah saling menyalahkan sesama muslimin dalam hal yang bukan wajib diyaqini secara darurat dalam agama seperti rukun islam dan iman.
Ada yang menyalahkan dengan alasan tidak ada dalilnya. Jika diberi dalil seperti wa man yu'addzhim sya'airallahi fa innaha min taqwalqulub (dan siapa yang mengagungkan sya'air atau hal-hal yang diagungkan oleh Allah berarti hal itu dari ketaqwaan pada hati). Katakan hal apa yang lebih diagungkan oleh Allah Swt melebihi Rasulullah? Allah telah telah menyandingkan nama-Nya dengan nama Nabi Muhammad dalam syahadatain, ini menunjukkan ketinggian derajatnya Saw,  dan dalil qul bifadhlillahi wa birohmatihi fabidzalika fal yafrohu huwa khoirun mimma yajma'un (katakanlah dengan anugrah dan rahmat-Nya maka hendaklah mereka bergembira dan itu sebaik-baiknya perkumpulan mereka) dan rahmat Allah adalah Nabi Muhammad Saw sebagaimana yang dikatakan Ibnu 'Abbas r.a dengan berdalil wa ma arsalnaka illa rohmatan lil'alamin (dan tidaklah kami mengutusmu melainkan rahmat untuk semesta alam) dan lain-lain. Mereka mengelak dengan kata-kata Nabi tidak melakukannya. Ketika disampaikan hadits bahwa Nabi Saw memperingati hari lahirnya setiap senin seperti hadits shahih yang diriwayatkan dalam shahih Muslim dari Sayyidina Abu Hurairah r.a mengenai puasa di hari senin Nabi Saw bersabda karena dihari itu aku dilahirkan, mereka mengelak dengan kata-kata, "Tapi Nabi tidak merayakannya dengan cara kalian". Maka jawaban ini menunjukan, pada intinya bahwa mereka sudah menerima boleh mengagungkan Nabi Saw dan merayakan maulid namun belum bisa menerima cara pelaksanaannya saja. Kita katakan bahwa apa yang kita lakukan dalam maulid tidak bertentangan dengan syari'at, dalam maulid kita memuji Allah dan bersyukur kepada-Nya Swt, mengucap dua kalimat syahadat, bershalawat, memuji Nabi Saw, berdoa, saling menasehati dan memberi makan kepada muslimin, semua itu adalah bagian dan anjuran syari'at yang suci.

Saudaraku, tidak semua orang bisa berdalil. Berdalil tidak cukup dengan satu ayat atau hadits yang kita ketahui, karena dalam 'ulumulqur-an atau ushululfigh ada ayat dan hadits yang dihapus, baik hukumnya atau ayatnya, dan juga ada yang menghapus ayatnya atau hukumnya. Jika kita berpatokan dengan satu dalil secara tidak sadar karena kekurangan ilmu kita, kita telah mengingkari ayat atau hadits yang lainnya, dan ketahuilah dalam masalah furu'iyyat tdk harus menggunakan dalil qoth'i, tapi boleh menggunakan dalil secara tafshil dengan ilmunya, dan tidak semua hal harus memiliki dalil qoth'i bahkan dalam hal yang sangat penting. Seperti jumlah rakaat shalat-shalat fardhu, kita tidak akan menemukan dalil secara qoth'i melainkan tafshil dari para sahabat yang terus turun kepada tabi'in dan seterusnya.

Pelihara Ukuwah Islamiyyah

Inti dari semua ini adalah mari pentingkan ukhuwwah islamiyyah tanpa menghujat satu dengan yang lainnya, karena Allah menyuruh kita memperbaiki persaudaraan kita bukan merusaknya. Allah berfirman: innamalmuminuna ikhwatun fa ashlihu baina akhwaikum (sesungguhnya orang-orang yang beriman bersaudara maka perbaikilah antara persaudaraan kalian). Nabi Saw bersabda: Almuslimu akhulmuslim (seorang muslim bersaudara dengan muslim). Jangan tinggalkan pesan dari Allah dan Rasul-Nya karena pendapat masing-masing. Bersatulah karena Allah dan jangan berpisah karena nafsu, sebab kita adalah hamba Allah Swt, bukan hamba nafsu.

Nasehatku untuk para pecinta maulid Nabi Muhammad Saw, tahan lidah kalian untuk berdebat, mencaci apalagi mengkafirkan seorang muslim yang mengucap 2 kalimat syahadat dan melaksanakan rukun-rukun islam dan meyakini rukun iman. Biarkan orang menuduhmu, biarkan orang mencacimu, dan doakan mereka dengan kebaikan. Inilah jalan yang ditempuh Nabi Muhammad Saw. Jika beliau diganggu, beliau memaafkan, tidak menghukum orang yang menggagunya, dan jika diejek beliau diam dan tidak menjawab.

Shollu 'alannabi (bersholawatlah kepada Nabi Muhammad Saw)
اللهم صل و سلم و بارك عليه و على آله و أصحابه و أزواجه و من تبعهم بإحسان إلى يوم الدين

Kamis, 03 Desember 2015

Bau Aroma seorang ahlul bait

Tidak ada komentar:


Di kepulawan tanah jawa Ada seorang kiai Yang bernama kiai hasan genggong,beliau adalah seorang sholihin,beliau pendiri pesantren genggong daerah karaksan probolinggo...

Kiai hasan jika mau kedatangan tamu ahlul bait (keturunan rasulullah) beliau langsung keluar sambil berlari Dan berkata Ada roohatul mustofa/wangi nabi Muhammad padahal cucu rasul tadi masih belum sampai di tempat kiai hasan.

Di antara karamatnya pernah suatu hari kedatangan seorang tamu,tamu tersebut dia menyewa sebuah Mobil Dan supirnya seorang habib,cuma si tukang sewa dia tidak tau kalau supir itu seorang habib.

Kiai hasan berkata kepada anak"nya ayoo rapikan kamar kita mau kedatangan habib.

Setelah orang itu datang ke rumah kiai hasan,kiai hasan menanyakan mana sopirmu ?
Orang itu menjawab sopir saya tidur kiai,di mana tidur nya? Di Mobil kiai,saya mau dekati  sopir itu boleh kiai minta izin.

Kiai hasan dekati Mobil sambil berkata habib bangun bib..sopir itu kaget karna tidak Ada Yang memanggil nya habib...
Kiai hasan di Tanya bagaimana kiai bisa tau kalo  sopir itu habib?

Saya tau karna bau keringatnya bau keringat kanjeng nabi ucap kiai hasan...

Itulah hebatnya Ulama2 terdahulu sejauh itu pandangannya kepada keturunan nabi saw...
Subhaanallaaah.....
Romo Kyai Hasan Genggong Sering bertemu dgn Alhabib Ali Bin Muhamad Alhabsyi Yaqodho' setiap Haul Solo pasti Dibacakan manaqib ini, diantaranya Alhabib Abdulkadir Bin Qithban pernah Ziarah ke Hadramud tepatnya Di Seiwoun, Alhabib Ali menanyakan Halnya Kyai Hasan, dan titip salam buat Beliu klo jumpa lagi

Selasa, 01 Desember 2015

Dzikir Akbar Palembang Darussalam

Tidak ada komentar:

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh
Hadirilah.....
beramaikan dzikir Akbar Palembang Darussalam dlm rangkat menyambut kedatangan bulan Maulid NABI MUHAMMAD SAW
bersama: Habaib,Ulama,Kyai,Asatidzah,seluruh majlis ta'lim,Tni dan polri,santri dan seluruh masyarakat palembang,berdzikir dan berdoa
akan di laksanakan pada:
Hari : Sabtu mlm minggu
Tgl : 05 desember 2015
Pkl : 19.30 s/d sls
Tempat : Benteng Kuto besar (BKB)
semoga syafaat Baginda ROSULULLAH tercucur kepada kita,amin yarobbal alamin
khusus untuk laki2 bae acarah ini
tolong di sampaikan ke orang lain.....

Sabtu, 28 November 2015

+=+KERINGATMU DIPERHITUNGKAN +=+ (Kisah Menyentuh Habib Hasan Asy-Syathiri, Ulama Besar Yaman)

Tidak ada komentar:


Suatu ketika tatkala al-Habib Hasan bin Abdullah bin
Umar asy-Syathiri, ulama besar asal Yaman, diminta
untuk mengajar di Masjidil Haram oleh Raja Faisal.

Habib Hasan punya banyak murid di Mekkah, maka
datanglah beliau namun tidak langsung mengajar.

Beliau berkata: “Sebelum mengajar, aku ingin
berdagang. Tapi aku tidak punya uang.”

 Maka
berebutanlah para muridnya datang membawa uang
untuk diberikan kepada sang guru secara ikhlas (cuma-
cuma). Namun Habib Hasan malah menolaknya,
dengan halus beliau berkata: “Aku tidak meminta,
tetapi aku ingin berhutang.” Maka para murid nya pun
memberikan uang itu kepada sang guru sebagai
hutangan, demi mengharap keberkahan darinya.

Esoknya datang para pembesar Mekkah menjemput
beliau. Lalu mereka berkata: “Wahai Habib, jika engkau
ingin berdagang maka Raja pun bisa memberimu
Pasar!”

Tak dinyana, Habib Hasan asy-Syathiri malah
menjawab: “Ketahuilah bahwa banyak dosa yang rontok
karena keringat yang menetes ketika seseorang
bekerja.”
سبحان الله......
🌄Sejenak menyambut siang 🌄
 
back to top